This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Rabu, 01 Maret 2023

KAN TRANS

 



Beretika dalam Berkendara

Berkendara bukan sekadar melewati jalanan, tapi soal bagaimana etika kita bisa memastikan keselamatan kendaraan satu sama lain. Pada dasarnya, tujuan etika berkendara adalah untuk menghormati, menghargai dan menjaga keselamatan diri sendiri dan orang lain.

Apalagi di jalan tol, pesatnya pembangunan infrastruktur, khususnya jalan tol belakangan kian memudahkan masyarakat dalam beraktivitas, terutama aktivitas yang mengharuskan masyarakat berpindah dari suatu tempat ke tempat lainnya dengan waktu y,ang relatif lebih cepat dibanding melintasi jalur konvensional.

Kemudahan demi kemudahan yang ditawarkan jalan tol sayangnya kadangkala tidak dibarengi dengan kesadaran pengemudi akan pentingnya berbagai faktor yang kebanyakan dianggap sepele.

Tips Berkendara Aman

Aturan lengkap soal lalu lintas jalan untuk keselamatan pengendara bukanlah semata aturan, namun telah dikaji melalui uji kelaikan yang sesuai standar yang mempertimbangkan keselamatan. Misalnya saja melalui Peraturan Pemerintah Nomor 79 Tahun 2013 tentang Jaringan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ), disebutkakan dengan jelas bahwa batas kecepatan di jalan tol antara 60 - 100 kilometer/jam.

Etika dan aturan sudah sepatutnya dipatuhi agar keselamatan satu sama lain terpenuhi. Beberapa di antaranya adalah;

  • Lajur kanan untuk menyusul kendaraan lain atau bergerak lebih cepat
  • Lajur kiri diperuntukkan bagi kendaraan yang bergerak lambat
  • Bahu jalan diperuntukkan kendaraan dalam keadaan darurat
  • Jaga jarak dengan kendaraan lain

Tak hanya itu, sebelum berkendara, beberapa hal juga penting diperhatikan, di antaranya memastikan kondisi mobil dan pengemudinya dalam kondisi aman dan baik.

Memastikan selalu bahan bakar mobil sudah terisi dalam batas aman, pengecekan rem, lampu sein, klakson, seat belt hingga tekanan ban dan wiper terkendali aman. Yang lebih penting, pengemudi harus dalam kondisi yang prima, tidak mengantuk, dan tidak dalam pengaruh alkohol.

Sabtu, 07 Juli 2018

kota singgah

Kota Malang (diucapkan [malaŋ]) adalah sebuah kota yang terletak di Provinsi Jawa TimurIndonesia,[1] kota terbesar kedua di Jawa Timur[2] setelah Surabaya, dan kota terbesar ke-12 di Indonesia. Kota ini didirikan pada masa Kerajaan Kanjuruhan dan terletak di dataran tinggi seluas 145,28 km2[3] yang terletak di tengah-tengah Kabupaten Malang.[4] Bersama dengan Kota Batu dan Kabupaten Malang, Kota Malang merupakan bagian dari kesatuan wilayah yang dikenal dengan Malang Raya.
Kota Malang dikenal baik karena dicap sebagai kota pendidikan. Kota ini memiliki berbagai perguruan tinggi terbaik seperti Universitas Brawijaya[5] dan Universitas Negeri Malang.[5] Selain itu, kota ini merupakan kota pariwisata karena alamnya yang menawan yang dikelilingi oleh pegunungan[6] serta udaranya yang sejuk.[7] Malang pun terkenal sebagai kota bunga karena banyaknya bunga yang menghiasi kota.[8] Kota Malang juga merupakan kota seni[9] karena banyaknya kesenian khas dari kota ini, mulai dari tarian hingga pertunjukan.
Kota Malang memiliki berbagai macam orang dari berbagai macam suku bangsa dan budaya. Penduduk kota Malang mencapai 895.387 jiwa[10] dengan suku mayoritas Jawa,[11] diikuti dengan Madura. Kawasan metroplitan Malang, Malang Raya, merupakan kawasan metropolitan terbesar kedua di Jawa Timur setelah Gerbangkertosusila. Jika dilihat dari sisi budaya, Kota Malang termasuk ke dalam Kawasan Kebudayaan Arek.[12]
Kota Malang menyimpan berbagai peninggalan bersejarah.[13] Kota ini menyimpan peninggalan masa Kerajaan Kanjuruhan hingga Belanda.[14] Peninggalan Belanda pada umumnya berupa bangunan-bangunan kuno seperti Gereja Kayutangan yang berarsitektur gotik.[15] Malang pun mengadakan berbagai acara untuk melestarikan cagar budayanya, salah satunya seperti Festival Malang Tempo Doeloe.[16] Malang pun memiliki banyak peninggalan sejarah yang menjadi markah tanah seperti Tugu Malang (Alun-Alun Bundar).[17]





Sumber:https://id.wikipedia.org/wiki/Kota_Malang





















campus idaman

Sejarah FEB

Universitas Merdeka Malang berdiri di Malang sejak 5 Juli 1964 bersamaan dengan pendirian Fakultas Ekonomi. Fakultas Ekonomi terdiri dari 5 program studi yaitu Manajemen, Ekonomi Pembangunan, Akuntansi, D3 Akuntansi dan perpajakan, D3 Keuangan dan Perbankan.
Dalam perjalanannya Universitas Merdeka Malang telah banyak mengukir prestasi di bidang Tri Dharma Pendidikan Tinggi, sehingga Universitas Merdeka Malang dikenal oleh masyarakat luas disamping sebagai Universitas Swasta tertua di Malang, juga sebagai Institusi pendidikan tinggi yang memiliki reputasi pendidikan berkualitas dan menjadi salah satu Universitas Swasta terkemuka di Indonesia, komitmen terhadap kualitas pendidikan yang sangat tinggi mendorong semua pihak; pengelola, dosen dan mahasiswa  untuk mengutamakan kualitas, baik dalam proses belajar dan pembelajaran, prosedur operasional, maupun proses pengelolaannya. Komitmen tersebut tercermin di dalam statement Visi, Misi, dan tujuan UNMER Malang dan Fakultas Ekonomi. Oleh karenanya, untuk mencapai semua yang diharapkan tersebut, UNMER Malang menyusun standart mutu manajemen yang dibuktikan dengan memperoleh status disamakan pada tanggal 29 Juli 1985 sesuai dengan SK Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 0343/Q/1985.
Dari sisi akademik Fakultas Ekonomi UNMER Malang melakukan perbaikan yang terus menerus sebagaimana terlihat dari pengakuan badan Akreditasi Nasional. Kelima PS yang ada di Fakutas Ekonomi sudah terakreditasi dengan status terakhir masing-masing Manajemen B (2009), Akuntansi B (2006), Ekonomi Pembangunan B (2009), D3 Akuntansi dan perpajakan B (2009), D3 Keuangan dan Perbankan B (2009). Untuk mencapai harapan tersebut, Fakultas Ekonomi terus berupaya melakukan perbaikan-perbaikan untuk menutupi kekurangan yang terjadi pada periode akreditas sebelumnya, terutama pada sisi penelitian dan pengabdian masyarakat.
Kurikulum masing-masing program studi di Fakultas Ekonomi UNMER Malang dikembangkan berdasarkan Kurikulum Berbasis Kompetensi sesuai Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor: 045/U/2000 dan Nomor: 045/U/2003, kandungan detail materi kurikulum secara berlanjut dimutakhirkan dengan mempertimbangkan perkembangan lingkungakn ekonom, bisnis, teknologi, informasi dan ilmu manajemen itu sendiri baik yang terjadi pada saat ini dan di masa yang akan datang. Selain itu, dalam menyusun dan mengembangkan kurikulumnya, Fakultas Ekonomi juga melakukan benchmarking dengan universitas dalam maupun luar negeri, serta kurikulum yang disusun oleh Forum Dosen Fakutas Ekonomi sebagai bahan referennsi dan melakukan “Rapat Dengar Pendapat” dengan kalangan profesi dan pelaku bisnis yang nantinya akan menjadi pengguna lulusan. Adapun masing-maisng program studi di Fakultas Ekonomi UNMER Malang menawarkan beberapa konsentrasi sebagai berikut :
  1. Manajemen :
  • Manajemen Pemasaran
  • Manajemen Sumber Daya Manusia
  • Manajemen Keuangan
  • Manajemen Produksi

Tahun 2010 direncanakan akan dikembangkan Konsentrasi baru yaitu Manajemen Periklanan dan untuk konsentrasi Manajemen Keuangan akan lebih difokuskan pada spesialisasi Financial Planner dan Capital Market.

  1. Akuntansi :
  • Akuntansi Keuangan
  • Akuntansi Manajemen
  • Akuntansi Umum
  • Akuntansi Perpajakan

  1. Ekonomi Pembangunan :
  • Ekonomi Sumber Daya
  • Ekonomi Keuangan Perbankan

Tahun 2010 direncanakan akan dikembangkan konsentrasi baru yaitu Perencanaan Pembangunan dan Otonomi Daerah (Konsentrasi ini dibentuk dari dengan menyesuaikan pada kebutuhan pasar tenaga kerja).

  1. D3 Keuangan dan Perbankan
  • Manajemen Keuangan dan Perbankan (Konvensional)
  • Manajemen Keuangan dan Perbankan Syariah

  1. D3 Akuntansi
  • Akuntansi Keuangan
  • Akuntansi Perpajakan
Selain itu komitmen atas program kemandirian dan kewirausahaan ditindaklanjuti ke dalam mata kuliah muatan lokal Kemandirian dan Kewirausahaan. Sedangkan komitmen atas pendidikan nilai, ditindaklanjuti dengan program pembinaan watak.
Untuk membuka wawasan mahasiswa dan mem[erkuat keahlian mahasiswa pada bidang kompetensinya, setiap program studi di Fakultas Ekonomi Unmer Malang juga melaksanakan kegiatan kuliah praktisi, field trip sebagai upaya memperkenalkan kondisi riildunia usaha, Praktek Kerja Lapangan atau magang untuk mengaplikasikan IPTEKS yang telah diperolah di bangku perkuliahanserta memberikan praktikum tidak saja yang bersifat tradisional di kelas, tetapi juga praktikum dalam bentuk simulasi dan penggunaan software komputer dalam Laboratorium Komputer seperti : Statistik II, Sistem Perbankan, Manajemen Strategi, PKA serta beberapa laboratorium pengembangan dari masing-masing bidang ilmu yang menjadi mata kuliah inti di setiap program studi.
Selain itu, metode pembelajaran yang diterapkan Fakultas Ekonomi UNMER Malang juga bersifat dinamis, tidak hanya terpaku pada pola proses belajar dan pengajaran yang tradisional seperti yang selama ini banyak dianut oleh Perguruan Tinggi yang ada. Metode pembelajaran di Fakultas Ekonomi UNMER Malang yang sedang berlaku dan dikembangkan mengikuti pola Student Center Learning, Problem Based Learning, dan Project Based Learning serta mengikuti tingkat kemajuan teknologi informasi. Sehubungan dengan itu UNMER Malang sejak tahun 2004 telah memasukkan pola pembelajaran E-Learning yang berbasis internet dalam proses belajar dan pembelajarannya. Pola pembelajaran ini memberikan dampak yang sangat positif bagi peningkatan kualitas mahasiswa, karena dengan pola ini kita dapat menghilangkan batasan waktu dan ruang serta sumber referensi dan materi dalam proses belajar dan pembelajaran. Melalui website Fakultas Ekonomi UNMER Malang, mahasiswa dapat mengakses materi kuliah dan bahan referensi lain yang dibutuhkan.
Untuk menunjang proses belajar dan pembelajaran yang kondusif dan bermutu, semua ruang kelas di Fakultas Ekonomi UNMER Malang telah dilengkapi dengan Air Conditioners (AC), White Board, Loudspeakers, Overhead Projectors, bangunan yang bersih dan relatif kedap suara, serta pengaturan tata letak kursi yang mudah diubah sesuai dengan kebutuhan. Sejak awal tahun 2007 beberapa ruangan kelas bahkan telah dilengkapi dengan LCD Projectors beserta dengan komputernya yang terhubung dengan internet. Selain itu di perpustakaan dan kantin mahasiswa juga dilengkapi dengan WIFI sehingga mahasiswa  maupun dosen dapat dengan mudah search dan download kebutuhan kuliah dan mengajar.
Strategi jangka panjang UNMER Malang dan masing-masing Fakultas berikut Program Studinya dikembangkan berdasarkan analisis yang sistematis, dengan mengacu pada hasil-hasil pencapaian masa lalu dan masa sekarang, serta melihat kebutuhan di masa yang akan datang. Dengan demikian, Fakultas Ekonomi UNMER Malang diharapkan akan dapat selalu mengembangkan diri serta menghasilkan lulusan yang berkualitas, mempunyai daya saing, serta sesuai dengan kebutuhan bisnis dan industri di era globalisasi saat ini.

Sumber:https://feb.unmer.ac.id/sejarah-feb/

my office

Koperasi Agro Niaga Jabung (KAN Jabung) yang saat ini dimiliki oleh ±1.857 orang anggota, dahulunya bernama KUD Jabung yang berdiri pada tanggal 27 Mei 1979. Dengan keterbatasan kemampuan seumber daya manusia serta tidak adanya visi yang jelas, maka keberadaan KUD Jabung belum bisa dirasakan manfaatnya oleh anggota dan masyarakat. Beberapa kali pergantian pengurus dan manajemen, belumlah mampu menghasilkan perbaikan yang berarti. Bahkan terjadi miss manajemen yang berkepanjangan sampai mencapai klimaksnya pada tahun 1984, di mana KUD Jabung pada waktu itu sudah tidak mampu lagi membayar kewajiban-kewajibannya kepada anggota dan bank. Hutang yang banyak serta tunggakan kredit yang tak mampu dibayar, mewarnai kondisi KUD Jabung waktu itu. Sehingga jika kekayaan yang dimiliki KUD Jabung dijual tidak akan cukup untuk menutup hutang.

Pada tahun 1985 dengan manajemen baru walaupun dengan kualitas SDM yang terbatas, KUD Jabung mulai berbenah diri dan mulai bangun dari keterpurukan. Dimulai dengan upaya membangun kembali KEPERCAYAAN ANGGOTA, manajemen baru tidak segan-segan datang dari rumah ke rumah untuk meyakinkan anggota. Begitu juga kewajiban-kewajiban dan tunggakan kredit kepada Bank disusun kembali tahapan pembayarannya secara realistis sesuai dengan kemampuan yang ada. Unit tebu rakyat, yaitu satu-satunya usaha yang bisa dibangun kembali, sekuat tenaga diberdayakan. Kerja sama dengan Bank dan Pabrik Gula menjadi fokus utama disamping pendekatan dan pelayanan kepada petani tebu yang terus diperbaiki.

Dalam upaya terus meningkatkan pelayanan kepada anggota dan membangun kembali kepercayaan baik dari anggota maupun pihak eksternal, manajemen baru terus berjuang untuk membayar kembali kewajiban-kewajiban yang tertunggak. Pengurus dan manajemen harus mengencangkan ikat pinggang serta memanfaatkan setiap rupiah yang ada untuk hal-hal yang produktif.

Alhamdullilah, dengan komitmen yang kuat pengurus dan manajemen, didukung oleh segelintir karyawan serta para petani tebu, kepercayaan perbankan, pabrik gula, pemerintah serta anggota, tumbuh kembali. Momentum ini tidak disia-siakan oleh menajemen untuk terus melakukan perbaikan dan pengembangan, agar KUD Jabung bisa dirasakan manfaatnya oleh lebih banyak anggota. Untuk itulah pada akhir tahun 1989, KUD Jabung mulai mengembangkan usaha sapi perah, menyusul usaha simpan pinjam dan pertokoan yang juga sama-sama dalam proses perintisan. Dengan perkembangan yang telah dicapai tersebut KUD Jabung sempat meraih penghargaan sebagai KUD TERBAIK NASIONAL 1987.

Pada tahun 1998, KUD JABUNG berubah menjadi KOPERASI AGRO NIAGA JABUNG atau KAN JABUNG melalui proses penggodokan dengan anggota dan tokoh masyarakat. Kembali ke jati diri koperasi dengan menata kembali penerapan nilai-nilai dan prinsip-prinsip koperasi menjadi landasan utama pengambangan KAN Jabung pada tahap berikutnya. Perbaikan dan pengembangan yang terus menerus menjadi tekad yang dipegang teguh oleh pengurus, manajemen dan pengawas. Pada tahun 2001 upaya ini secara terencana gencar dilakukan, mulai dari perubahan dibidang organisasi, yaitu perubahan AD/ART, struktur organisasi, revitalisasi TUPOKSI pengurus, her registrasi anggota sampai pembenahan organisasi kelompok anggota. Di Bidang manajemen juga dilakukan perubahan- perubahan, yaitu menata kembali desain bisnisnya, melakukan uji kompetensi semua karyawan, reposisi SDM dan perbaikan Sisdurja serta diskripsi kerja karyawan.
Dari perubahan – perubahan yang dilakukan, KAN Jabung berhasil meraih pertumbuhan dan perkembangan, bahkan berhasil meraih penghargaan sebagai Koperasi Produsen berprestasi terbaik tingkat Nasional pada tahun 2007 & tahun 2013.




Sebagai organisasi pembelajaran KAN Jabung terus melakukan perbaikan kualitas SDM dan sistem manajemen. Begitu besarnya komitmen KAN Jabung di bidang ini, sehingga tidak kecil dana yang diinvestasikan pada peningkatan kualitas SDM dan sistim manajemen. Untuk keberhasilan upaya ini, KAN Jabung tidak segan-segan bekerjasama dengan lembaga lain yang memiliki kompetensi di bidang masing-masing.




Sumber:https://www.kanjabung.co.id/about/history

i was born

Kabupaten Jember dibentuk berdasarkan Staatsblad Nomor 322 tanggal 9 Agustus 1928, yang mulai berlaku tanggal 1 Januari 1929. Pemerintah Hindia Belanda telah mengeluarkan ketentuan tentang penataan kembali pemerintah desentralisasi di wilayah Provinsi Jawa Timur, antara lain dengan menunjuk Regenschap Djember sebagai masyarakat kesatuan hukum yang berdiri sendiri. Secara resmi ketentuan tersebut diterbitkan oleh Sekretaris Umum Pemerintah Hindia Belanda (De Aglemeene Secretaris) G.R. Erdbrink, 21 Agustus 1928.
Pemerintah Regenschap Jember yang semula terbagi dalam tujuh Wilayah Distrik, pada tanggal 1 Januari 1929 sejak berlakunya Staatsblad No. 46/1941 tanggal 1 Maret 1941 Wilayah Distrik dipecah menjadi 25 Onderdistrik, yaitu:
  • Distrik Jember, meliputi onderdistrik Jember, Wirolegi, dan Arjasa.
  • Distrik Kalisat, meliputi onderdistrik Kalisat, Ledokombo, Sumberjambe, dan Sukowono.
  • Distrik Rambipuji, meliputi onderdistrik Rambipuji, Panti, Mangli, dan Jenggawah.
  • Distrik Mayang, meliputi onderdistrik Mayang, Silo, Mumbulsari, dan Tempurejo.
  • Distrik Tanggul meliputi onderdistrik Tanggul, Sumberbaru, dan Bangsalsari.
  • Distrik Puger, meliputi onderdistrik Puger, Kencong Gumukmas, dan Umbulsari.
  • Distrik Wuluhan, meliputi onderdistrik Wuluhan, Ambulu, dan Balung.
Berdasarkan Undang Undang No. 12/1950 tentang Pemerintah Daerah Kabupaten di Jawa Timur, ditetapkan pembentukan Daerah-daerah Kabupaten dalam lingkungan Provinsi Jawa Timur (dengan Perda), antara lain Daerah Kabupaten Jember ditetapkan menjadi Kabupaten Jember.
Dengan dasar Peraturan Pemerintah Nomor 14 Tahun 1976 tanggal 19 April 1976, dibentuklah Wilayah Kota Jember dengan penataan wilayah-wilayah baru sebagai berikut:
  • Kacamatan Jember dihapus, dan dibentuk tiga kecamatan baru, masing-masing Sumbersari, Patrang dan Kaliwates.
  • Kecamatan Wirolegi menjadi Kecamatan Pakusari dan Kecamatan Mangli menjadi Kecamatan Sukorambi.
Bersamaan dengan pembentukan Kota Administratif Jember, wilayah Kewedanan Jember bergeser pula dari Jember ke Arjasa dengan wilayah kerja meliputi Arjasa, Pakusari, dan Sukowono yang sebelumnya masuk Distrik Kalisat. Dengan adanya perubahan-perubahan tersebut, pada perkembangan berikutnya, secara administratif Kabupaten Jember saat itu terbagi menjadi tujuh Wilayah Pembantu Bupati, satu wilayah Kota Administratif, dan 31 Kecamatan.
Dengan diberlakukannya Otonomi Daerah sejak 1 Januari 2001 sebagai tuntutan No 22/1999 tentang Pemerintahan Daerah, Pemerintah Kabupaten Jember telah melakukan penataan kelembagaan dan struktur organisasi, termasuk penghapusan lembaga Pembantu Bupati yang kini menjadi Kantor Koordinasi Camat. Selanjutnya, dalam menjalankan roda pemerintah di era Otonomi Daerah ini Pemerintah Kabupaten Jember dibantu empat Kantor Koordinasi Camat, yakni:
  • Kantor Koordinasi Camat Jember Barat di Tanggul
  • Kantor Koordinasi Camat Jember Selatan di Balung
  • Kantor Koordinasi Camat Jember Tengah di Rambipuji
  • Kantor Koordinasi Camat Jember Timur di Kalisat

Sumber :https://id.wikipedia.org/wiki/Kabupaten_Jember